Bismillahirohmanirrohim.
Assalamu'alaikum Warohmatullah Wabarakatuh.
Lama sudah tidak ngeblogging lagi karena banyaknya aktivitas setiap harinya. jadi baru bisa menyempatkan waktu untuk kembali ngebuka blog ini lagi.
melihat kilas balik akan beberapa postingan yang telah lalu, tersadar bahwa diri bahwa telah beranjak dewasa dan begitu banyaknya kegiatan yang telah lalu sekaligus mengingatkan kembali bahwa waktu terlalu singkat, padahal rasanya baru kemarin membuat blog ini disekolah.
hari ini, mau mulai ngepost lagi. kali ini tentang kehidupan dunia.
KEHIDUPAN DUNIA.
tak bisa disangkal bahwa dunia memang sangat indah, luar biasa, dengan segala pemandangan alam serta segala isinya. tak ayal banyak orang yang sangat menikmati dunia.
dunia, suatu tempat dimana semua orang berlomba - lomba mencapai kebahagiaan hidupnya karena banyak impian, cita - cita dan harapan yang ingin di wujudkan didunia. maka tak heran bila banyak orang yang melakukan apapun untuk mewujudkannya banyak hal yang dikorbankan untuk impiannya tersebut. waktu, tenaga, pikiran adalah hal yang pasti dikorbankan padahal apakah ia lebih berharga dari apa yang dikorbankan. namun bagaimanakah kehidupan dunia disisi Allah?
ketika banyak orang menganggap dunia ini segalanya, tempat dimana menikmati banyak hal, bersenang- senang, mencari hiburan , tempat dimana sukses ialah tujuan utama yakni sukses secara materi dan kedudukannya didunia bahkan terobsesi bahwa dia ingin menunjukan bahwa ia manusia yang lebih baik bahkan terbaik diantara manusia yang lainnya didunia ini.
hey, manusia. buka matamu pasang telingamu rasakan setiap saat dihidupmu bukankah Dia, Tuhan yang memiliki segalanya. memliki dunia ini beserta isinya, gunung, lautan, hewan, tumbuhan bahkan kamu yakni manusia. Allah azza wajalla, Dialah pemilik bumi dan lamgit, siang dan malam, hewan dan tumbuh tumbuhan. apapun yang ada di alam jagad raya ini atas kuasa dan keperkasaanNya.
Hakikatnya dunia ini disisi Allah tidaklah sangat berarti, apalagi di banding dengan kehidupan di akhirat kelak.
Allah ta'alla berfirman :
dan tiadalah kehidupan ini, selain dari main - main dan sendah gurau belaka. dan sungguh kehidupan akhirat itu lebih baik bagi orang - orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (QS. Al ankabut ; 64)
Dia, Rabb semesta alam yang menciptakan seluruh alam jagad raya ini beserta kita isinya telah jelas berfirman untuk memberikan kita sebuah petunjuk bahwa dunia ini bukanlah segala - galanya. ini (dunia)
hanyalah sebuah permainan dan sendah gurau saja. tidakkah kita memahaminya?
bukankah memang dunia yang fana ini tidaklah sebanding dengan akhirat yang kekal. Allahu alam.
apakah kita telah dibutakan oleh dunia, memang kilaunnya begitu memikat, setiap yang memandang terlihat tertarik, padahal hakikatnya ia menipu, menipu setiap manusia yang tergiur akan semua hal yang terlihat menyenangkan didunia seperti harta, tahta dan nafsu dunia yang tiada lenyap.
"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah - megah antara kamu serta berbangga - banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhoanNya. dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. AL - HADID : 20)
Mari merenung kembali apakah dunia ini tujuan utama kita teman? bukankah ada kehidupan di balik ini semua. kehidupan yang sebenar - benarnya kehidupan.
Wassalamu'alaikum.
Kamis, 12 Februari 2015
Kamis, 02 Agustus 2012
Jaringan Komputer
Jaringan Komputer : Pengertian Jaringan Komputer
- Jaringan WorkGroup,
- Jaringan LAN (Local Area Network)
- MAN (Metropolitan Area Network
- Jaringan WAN (Wide Area Network)
Pengertian dari Jaringan komputer adalah sekumpulan
komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer
yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat
melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan
komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti
dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan
bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan.
Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu
jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer
dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
Jaringan
Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu
dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi
sehingga dapat saling berbagi informasi, program – program, penggunaan bersama
perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya. Selain itu
jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi
yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling
berhubungan.
Manfaat
yang didapat dalam membangun jaringan komputer, yaitu :
- Sharing resources
Sharing resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral
lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer
tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai.
- Media Komunikasi
Jaringan
komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk
teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya.
- Integrasi Data
Jaringan
komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap
proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat
didistribusikan ke tempat lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data
yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah
informasi setiap saat.
- Pengembangan dan Pemeliharaan
Pengembangan
peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap
pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah
komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapat digunakan
secara bersama – sama. Jaringan komputer juga memudahkan pemakai dalam merawat
harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap
serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang
ada pada komputer pusat.
- Keamanan Data
Sistem
Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian
dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan
terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif.
- Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini
Dengan
pemakaian sumber daya secara bersama – sama, akan mendapatkan hasil yang
maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diakses
selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsung
diketahui oleh setiap pemakai.
Ada empat tipe jaringan yang umum yang digunakan antara lain :- Jaringan WorkGroup,
- Jaringan LAN (Local Area Network)
- MAN (Metropolitan Area Network
- Jaringan WAN (Wide Area Network)
Minggu, 01 Juli 2012
Selasa, 20 Maret 2012
Minggu, 22 Januari 2012
Ka'bah sebagai pusat bumi dan prototip alam semesta
Astronout Neil Amstrong telah
membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari Planet Bumi. Fakta ini
telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika
Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar
angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata : “Planet Bumi
ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang
menggantungnya ???”
Para Astronot telah menemukan bahwa planet
Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka
mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website
tersebut raib yang sepertinya ada masalah tersembunyi dibalik
penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan
penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota
Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi
tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan
ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih
berlanjut terus.
Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi
ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet
Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah antara
kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero
Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di
area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama
sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya kenapa jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Prof.
Hussain Kamel, menemukan suatu fakta mengejutkan bahawa Mekah adalah
pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah
kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan itu, ia menarik
garis-garis pada peta, dan setelah itu ia mengamati dengan saksama
posisi ketujuh benua terhadap Mekah dan jarak masing-masing.
Ia
memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan
projek garis bujur dan garis lintang. Ia kagum dengan apa yang
ditemukan, bahawa Mekah merupakan pusat bumi atau dunia. (Majalah
al-Arabiyyah, edisi 237, Ogos, 1978).
Ka'bah
sebagai pusat bumi : Perhatikanlah arah panah dari setiap arah
penjuru di bumi, semua Ummat Islam melakukan Ibadah dengan mengarah
pada satu Pusat (Kiblat) yaitu ke Ka'bah, baik pada saat melakukan
shalat maupun saat menunaikan salah satu rukun berhaji, yaitu Tawaf.
Hal ini sama seperti pergerakan Bumi dan planet-planet lainnya yang
berpusat pada Matahari, atau sama seperti pergerakan Matahari dan
bintang-bintang yang berpusat pada satu titik sehingga membentuk satu
kelompok atau kumpulan bintang-bintang atau yang disebut dengan
Galaksi.Setiap arah Rotasi dari bintang-bintang, Planet-planet dan
benda lainnya dalam galaksi-galaksi tersebut membentuk lingkaran/
mengelilingi suatu pusat dengan arah berlawanan dengan arah jarum jam,
sesuai dengan Hukum/ aturan dalam melakukan Tawaf dalam salah satu
Ritual Haji.
Gambar-gambar satelit yang muncul
kemudian pada tahun 90-an menekankan hasil dan natijah yang sama,
ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi
lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah
menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan
bumi terbentuk selama masa geologi yang panjang, bergerak secara
teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan itu terus
menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke arah Makkah.
Allah berfirman maksud-Nya: Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri di sekelilingnya). (asy-Syura: 7).
Kata Ummul Qura
berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya,
menunjukkan Mekah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain
hanyalah berada di sekelilingnya.
Lebih dari
itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang cukup penting dan luas di
dalam peradaban Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari
keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain
serta keunggulan di atas semua kota.
Ada
beberapa ayat dan hadis nabawi yang memperkuatkan fakta ini. Allah
berfirman maksud-nya: Wahai jin dan manusia, jika kamu sanggup
menembusi (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu
tidak dapat menembusinya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan).
(ar-Rahman: 33).
Berdasarkan ayat ini dan
beberapa hadis dapat difahamkan bahwa diameter lapisan-lapisan langit
itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Mekah berada di
tengah-tengah bumi, dengan itu bererti bahawa Mekah juga berada di
tengah-tengah lapisan langit.
Selain itu ada
hadis yang menerangkan bahawa Masjidil Haram di Mekah, tempat kaabah
berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan
yang membentuk bumi.
Nabi SAW bersabda
maksudnya: “Wahai orang-orang Mekah, wahai orang-orang Quraisy ,
sesungguhnya kamu berada di bawah pertengahan langit”.
Berdasarkan
kajian di atas, bahawa Mekah berada pada tengah-tengah bumi (pusat
dunia), maka benar-benar diyakini bahawa Kota Suci Mekah, bukan
Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia.
Hal
ini akan mengakhiri kontroversi yang timbul pada empat dekade yang lalu
oleh kalangan Barat.
Ada banyak perdebatan
ilmiah untuk membuktikan bahawa Mekah merupakan wilayah kosong bujur
sangkar yang melalui kota suci tersebut. Jika waktu Mekah diterapkan,
maka mudah bagi setiap orang mengetahui waktu shalat
Jumat, 30 Desember 2011
Prestasi Seven Voice tahun 2011
Assalamualaikum Wr Wb
hmm.. Seven Voice Nasheed , tentang seven voice nasheed asal Smkn 36 jkt yaitu beberapa kontes nasheed yang di ikuti dan di juarai hingga saat ini :
1.di mulai dari bawahh... hmmm.. kata - kata itu kayanya bener bener real. saat itu tepatnya sebelum ramadhan kemarin sekitar bulan agustus 2011. lomba madani chalenge. dari sman 46 jaksel. dan alhamdulilah dapat juara harapan 3 lomba nasyid tingkat jabodetabek.
saat itu kami membawakan 2 buah lagu yaitu Demi massa dan Kktd.
2.kemarin sekitar bulan Oktober di adakan lomba nasyid (umum) sejakarta utara. dan kami ikut dalam
lomba tersebut di islamic centre. pada saat itu kami membawakan 2 buah lagu yaitu :
^senyum - raihan (accapella music)
^tebarkan salam - launun
dan hasilnya pun cukup memuaskan dengan mendapat juara harapan 1. (di samping merupakan photo piala tersebut)
3.dan pada awal desember kemarin kami megikuti kembali sebuah ajang kontes "marawis , qasidah dan nasyid" se-kecamatan cilincing. yang di adakan di rumah pitung.dan tak di sangka kami menjuarai kompetisi tersebut (juara 1).
sekitar 54 peserta mengikuti lomba tersebut (setiap lomba 18 peserta) dan syukur alhamdulilah kami keluar sebagai juara 2 di kompetisi tersebut.
hmm.. Seven Voice Nasheed , tentang seven voice nasheed asal Smkn 36 jkt yaitu beberapa kontes nasheed yang di ikuti dan di juarai hingga saat ini :
1.di mulai dari bawahh... hmmm.. kata - kata itu kayanya bener bener real. saat itu tepatnya sebelum ramadhan kemarin sekitar bulan agustus 2011. lomba madani chalenge. dari sman 46 jaksel. dan alhamdulilah dapat juara harapan 3 lomba nasyid tingkat jabodetabek.
saat itu kami membawakan 2 buah lagu yaitu Demi massa dan Kktd.
lomba tersebut di islamic centre. pada saat itu kami membawakan 2 buah lagu yaitu :
^senyum - raihan (accapella music)
^tebarkan salam - launun
dan hasilnya pun cukup memuaskan dengan mendapat juara harapan 1. (di samping merupakan photo piala tersebut)
3.dan pada awal desember kemarin kami megikuti kembali sebuah ajang kontes "marawis , qasidah dan nasyid" se-kecamatan cilincing. yang di adakan di rumah pitung.dan tak di sangka kami menjuarai kompetisi tersebut (juara 1).
juara 1 lomba nasyid sekecamatan
4.setelah lomba "marawis , qasidah dan nasyid " sekecamatan dan kami mewakilkan kecamatan cilincing untuk maju di lomba "marawis , qasidah dan nasyid " tingkat jakarta utara .
sekitar 54 peserta mengikuti lomba tersebut (setiap lomba 18 peserta) dan syukur alhamdulilah kami keluar sebagai juara 2 di kompetisi tersebut.
dan tak terasa seven voice telah banyak mengikuti kontes dan menjuarainya. dan juga tak terasa seven voice telah berumur 1 tahun.
semoga saja kedepannya seven voice tetap bisa jadi yang terbaik dan lebih baik lagi. dan sampai milad milad berikutnyapun seven voice tetap ada dan aktif serta tetap berdakwah untuk tegaknya islam :) amiin.
semoga saja kedepannya seven voice tetap bisa jadi yang terbaik dan lebih baik lagi. dan sampai milad milad berikutnyapun seven voice tetap ada dan aktif serta tetap berdakwah untuk tegaknya islam :) amiin.
Wassalamualaikum Wr Wb.
Kisah Manis Rohis 36 @11
Assalamu’alaikum warahmatullahi wa
barakatuh ..
Catatan ini kami buat sebagai kenangan
yang pernah kami alami selama kami di ROHIS 36. Semua kebersamaan begitu
sangat terasa ketika kami sudah pada akhir masa jabatan. Rasa tangis
pilu kami rasakan karena kebersamaan ini akan sulit terjamin akan kami
dapatkan kembali. Tapi kami berharap akan selalu terjadi hal yang
semacam ini.
candaan yang kami rasakan setelah rapat
dan bermain bola
satu lagi yang hampir saja terlupa, yaitu ketika kami bermain bola bersam teman-teman dari SMA Negeri 52 Jakarta di SMA Negeri 52 Jakarta. nie buktinya
Lapangan SMA Negeri 52 Jakarta
itu lakh sebagai penutup dari catatan ini.
semoga kebersamaan ini selalu terjaga selamanya dan tidak akan pernah
sirna hingga maut memperpisahkan kita semua, Aamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa
barakatuh
sumber artikel
https://rohisganam.wordpress.com/2011/12/27/kenangan-terindah-rohis-11/
Sabtu, 03 Desember 2011
Tari Zaman from Aceh
Tari Saman grown to become art in all its opportunities abroad.
Until finally Acej traditional dance was adopted by UNESCO,
as one of cultural heritageobjects that do not require urgent protection of the world in the 6th Session of the Intergovernmental Committee for the Protection of Cultural Heritage UNESCO No items in Nusa Dua, Bali, 24 November.

Saman Dance from the Gayo highlands and has been known since the 14th century AD.Happenings named Saman derived from the name of its creator, namely Sheikh Saman,a cleric at the time of Gayo Lues.
This dance was originally just a game people, then developing with moves accompaniedpoem contains praises to God and salawat to the Prophet Muhammad which was read in Arabic and Gayo.
The original warrant is only played by men and divided the two groups were then pitted against the motion and his verse.
Saman was originally shown only under under Meunasah (sort of break or Break surau inJava) in the event customs or religious rituals such as birthday celebrations of ProphetMuhammad.
Until finally Acej traditional dance was adopted by UNESCO,
as one of cultural heritageobjects that do not require urgent protection of the world in the 6th Session of the Intergovernmental Committee for the Protection of Cultural Heritage UNESCO No items in Nusa Dua, Bali, 24 November.
Saman Dance from the Gayo highlands and has been known since the 14th century AD.Happenings named Saman derived from the name of its creator, namely Sheikh Saman,a cleric at the time of Gayo Lues.
This dance was originally just a game people, then developing with moves accompaniedpoem contains praises to God and salawat to the Prophet Muhammad which was read in Arabic and Gayo.
The original warrant is only played by men and divided the two groups were then pitted against the motion and his verse.
Saman was originally shown only under under Meunasah (sort of break or Break surau inJava) in the event customs or religious rituals such as birthday celebrations of ProphetMuhammad.
Jumat, 18 November 2011
Rabu, 26 Oktober 2011
SYAHID SELEPAS MENGUCAPKAN SYAHADAH
Suatu ketika tatkala Rasulullah s.a.w.
sedang bersiap di medan perang Uhud, tiba-tiba terjadi hal
yang tidak terduga. Seorang lelaki yang bernama Amar bin Thabit telah
datang menemui
Baginda s.a.w.. Dia rupanya ingin masuk Islam dan akan ikut perang bersama
Rasulullah s.a.w. Amar ini berasal
dari Bani Asyahali. Sekalian kaumnya ketika itu sudah Islam setelah
tokoh yang terkenal Saad bin Muaz memeluk Islam. Tetapi Amar ini enggan
mengikut kaumnya yang ramai itu. Keangkuhan jahiliyyah menonjol dalam
jiwanya, walaupun dia orang baik dalam pergaulan. Waktu kaumnya
menyerunya kepada Islam, ia menjawab, "Kalau aku tahu kebenaran yang aku
kemukakan itu sudah pasti aku tidak akan mengikutnya." Demikian
angkuhnya Amar.
Kaum Muslimin di Madinah pun mengetahui bagaimana keanehan Amar di tengah-tengah kaumnya yang sudah memeluk Islam. Ia terasing sendirian, hatinya sudah tertutup untuk menerima cahaya Islam yang terang benderang. Kini dalam saat orang bersiap-siap akan maju ke medan perang, dia segera menemui Rasulullah s.a.w. , menyatakan dirinya akan masuk Islam malah akan ikut berperang bersama angkatan perang di bawah pimpinan Rasulullah s.a.w. . Pedangnya yang tajam ikut dibawanya.
Kaum Muslimin di Madinah pun mengetahui bagaimana keanehan Amar di tengah-tengah kaumnya yang sudah memeluk Islam. Ia terasing sendirian, hatinya sudah tertutup untuk menerima cahaya Islam yang terang benderang. Kini dalam saat orang bersiap-siap akan maju ke medan perang, dia segera menemui Rasulullah s.a.w. , menyatakan dirinya akan masuk Islam malah akan ikut berperang bersama angkatan perang di bawah pimpinan Rasulullah s.a.w. . Pedangnya yang tajam ikut dibawanya.
Rasulullah s.a.w. menyambut kedatangan Amar dengan sangat
gembira, tambah pula rela akan maju bersama Nabi Muhammad
s.a.w.. Tetapi orang ramai tidak mengetahui peristiwa aneh
ini, kerana masing-masing sibuk menyiapkan bekalan peperangan. Di
kalangan kaumnya juga tidak ramai mengetahui keIslamannya. Bagaimana
Amar maju sebagai mujahid di medan peperangan. Dalam perang Uhud yang
hebat itu Amar memperlihatkan keberaniannya yang luar biasa. Malah
berkali-kali pedang musuh mengenai dirinya, tidak dipedulikannya. Bahkan
dia terus maju sampai saatnya dia jatuh pengsan.
"Untuk apa ikut ke mari ya Amar?" Demikian tanya orang yang hairan melihatnya, sebab sangka mereka dia masih musyrik. Mereka kira Amar ini masih belum Islam lalau mengikut sahaja pada orang ramai. Dalam keadaan antara hidup dan mati itu Amar lalu berkata, "Aku sudah beriman kepada Allah s.w.t. dan Rasul-Nya, lalu aku siapkan pedangku dan maju ke medan perang. Allah s.w.t. akan memberikan syahidah padaku dalam waktu yang tidak lama lagi." Amar meninggal. Rohnya mengadap ke hadrat Illahi sebagai pahlawan syahid. Waktu hal ini diketahui Rasulullah s.a.w. , maka Baginda s.a.w. pun bersabda,: "Amar itu nanti akan berada dalam syurga nantinya." Dan kaum Muslimin pun mengetahui akhir hayat Amar dengan penuh takjub, sebab di luar dugaan mereka. Malah Abu Hurairah r.a sahabat yang banyak mengetahui hadith Rasulullah s.a.w. berkata kaum Muslimin, "Cuba kamu kemukakan kepadaku seorang yang masuk syurga sedang dia tidak pernah bersyarat sekalipun juga terhadap Allah s.w.t.."
"Jika kamu tidak tahu orangnya." Kata Abu Hurairah r.a lagi, lalu ia pun menyambung, ujarnya, "Maka baiklah aku beritahukan, itulah dia Amar bin Thabit." Demikianlah kisah seorang yang ajaib, masuk syurga demikian indahnya. Ia tidak pernah solat, puasa dan lain-lainnya seperti para sahabat yang lain, sebab dia belum memeluk Islam. Tiba-tiba melihat persiapan yang hebat itu, hatinya tergerak memeluk Islam sehingga ia menemui Rasulullah s.a.w.. Ia menjadi Muslim, lalu maju ke medan perang, sebagai mujahid yang berani. Akhirnya tewas dia dengan mendapat syahadah iaitu pengakuan sebagai orang yang syahid. Mati membela agama Allah s.w.t. di medan perang. Maka syurgalah tempat bagi orang yang memiliki julukan syahid. Rasulullah s.a.w. menjamin syurga bagi orang seperti Amar ini.
"Untuk apa ikut ke mari ya Amar?" Demikian tanya orang yang hairan melihatnya, sebab sangka mereka dia masih musyrik. Mereka kira Amar ini masih belum Islam lalau mengikut sahaja pada orang ramai. Dalam keadaan antara hidup dan mati itu Amar lalu berkata, "Aku sudah beriman kepada Allah s.w.t. dan Rasul-Nya, lalu aku siapkan pedangku dan maju ke medan perang. Allah s.w.t. akan memberikan syahidah padaku dalam waktu yang tidak lama lagi." Amar meninggal. Rohnya mengadap ke hadrat Illahi sebagai pahlawan syahid. Waktu hal ini diketahui Rasulullah s.a.w. , maka Baginda s.a.w. pun bersabda,: "Amar itu nanti akan berada dalam syurga nantinya." Dan kaum Muslimin pun mengetahui akhir hayat Amar dengan penuh takjub, sebab di luar dugaan mereka. Malah Abu Hurairah r.a sahabat yang banyak mengetahui hadith Rasulullah s.a.w. berkata kaum Muslimin, "Cuba kamu kemukakan kepadaku seorang yang masuk syurga sedang dia tidak pernah bersyarat sekalipun juga terhadap Allah s.w.t.."
"Jika kamu tidak tahu orangnya." Kata Abu Hurairah r.a lagi, lalu ia pun menyambung, ujarnya, "Maka baiklah aku beritahukan, itulah dia Amar bin Thabit." Demikianlah kisah seorang yang ajaib, masuk syurga demikian indahnya. Ia tidak pernah solat, puasa dan lain-lainnya seperti para sahabat yang lain, sebab dia belum memeluk Islam. Tiba-tiba melihat persiapan yang hebat itu, hatinya tergerak memeluk Islam sehingga ia menemui Rasulullah s.a.w.. Ia menjadi Muslim, lalu maju ke medan perang, sebagai mujahid yang berani. Akhirnya tewas dia dengan mendapat syahadah iaitu pengakuan sebagai orang yang syahid. Mati membela agama Allah s.w.t. di medan perang. Maka syurgalah tempat bagi orang yang memiliki julukan syahid. Rasulullah s.a.w. menjamin syurga bagi orang seperti Amar ini.
Asal Usul Nasi Tumpeng
Ane yakin agan tahu apa itu nasi
tumpeng, kecuali sejak kecil agan tinggal di luar negeri dan baru
pulang belakangan ini ke Indonesia, atau Agan aja yang kupernya
keterlaluan. Ketika ada upacara adat, selametan, bancakan, ulang tahun
tradisional, atau tujuh belas Agustusan, Agan pasti nemuin itu makanan.
Bentuknya kerucut, dibuat dari nasi kuning atau nasi uduk. Nasi
tumpeng atau tumpengan biasanya dihiasi dengan beraneka bahan makanan
atau sayuran seperti cabe, wortel, tomat, telur dll . Kalo Agan
perhatikan bentuk kerucut tumpeng mengingatkan kita pada bentuk gunung.
Seperti kita ketahui, Indonesia merupakan negeri kepulauan yang
memiliki banyak gunung berapi. Nenek moyang kita memandang gunung
dengan pandangan hormat. Dan nasi tumpeng atau Tumpengan dimaknai orang
sebagai simbol gunung Mahameru.

“Gunung Mahameru sih apa, sebelah mana gunung Semeru?” Tanya Agan2.
Begini, gunung Mahameru adalah sebuah konsep alam semesta yang
berasal dari agama Hindu dan Buddha. Konon alam semesta berbentuk pipih
melingkar seperti cakram, dan lingkaran itu berpusatkan Gunung
Mahameru yang tingginya katanya sekitar 1.344.000 kilometer. Puncak
gunung ini dikelilingi matahari, bulan dan bintang-bintang. Konon
katanya gunung ini berdiri di tengah benua yang bernama Jambhudwipa yang
ditinggali manusia dan makhluk-makhluk lainnya. Benua Jambhudwipa
dikelilingi tujuh rangkaian lautan dan tujuh rangkaian pegunungan. Di
bagian tepi alam semesta terdapat rangkaian pegunungan yang sangat
tinggi sehingga sukar didaki, yaitu Chakrawan dan Chakrawala. Di puncak
Gunung Mahameru terletak kota tempat tinggal dewa-dewa. Adapun delapan
arah dari Gunung Meru dijaga oleh dewa-dewa Asta-Dikpalaka sebagai
pelindung alam semesta dari serangan makhluk-makhluk jahat.(Stutley
1977:190-191; Heine-Geldern 1982:4-5; Dumarcay 1986:89-91 dalam
Munandar).“Gunung Mahameru sih apa, sebelah mana gunung Semeru?” Tanya Agan2.
Orang-orang Jawa Kuno penganut Hindu-Buddha yang memang gemar belajar dan membaca memperhatikan betul soal ini. Dari dulu sampe sekarang orang kita memang tergolong suka beradaptasi dengan budaya dari luar. Setelah masuk ke budaya kita, budaya luar pastinya mengalami lokalisasi (istilah ini kedengarannya gimana gitu) atau istilah yang lebih tepat untuk zaman sekarang dan pastinya tidak mengandung konotasi bagi pikiran kamu yang kotor, yaitu Jawanisasi atau Indonesianisasi. Orang Jawa Kuno percaya kalo Gunung Mahameru telah mengalami mutasi atau dipindahkan oleh para dewa dari Jambhudwipa ke Jawadwipa. Entah karena alasan politis atau agama, pulau Jawa kemudian dinyatakan sebagai pusat dunia. Konon oleh Bhatara Guru (atau Shiwa) para dewa disuruh turun ke Jawa supaya mengajari para penduduk awal pulau Jawa berbagai pengetahuan dan keterampilan.
Oleh karena itu tidak mengherankan kalo gunung-gunung memiliki nilai mistis dan religius di mata masyarakat (terutama di Jawa). Sebenarnya gak cuma di Jawa, kita sering dengar juga perkataan yang berasal dari orang yang bukan bangsa kita soal orang bijak dari puncak gunung, atau istilah petapa turun gunung. Di banyak kebudayaan gunung dianggap suci atau mistis. Orang Yunani menganggap gunung Olympus sebagai tempat bersemayamnya Zeus. Di Hawaii masyarakatnya percaya kalo gunung Mauna Kea adalah tempat tinggal Pele (bukan Pele sang legendaris sepak bola itu! Kalo dia sih tinggal di Brazil). Di pegunungan Himalaya banyak dibangun kuil-kuil. Kalo di Indonesia sendiri kita mengenal legenda nini Pelet dari puncak gunung Ciremai atau mak Lampir dari gunung Merapi (Ini sih sandiwara radio dan sinetron silat
Manusia adalah homo symbolicum. Yang membedakan manusia dengan hewan adalah kemampuannya menciptakan simbol atau lambang. Misalnya bendera merah putih merupakan lambang keberanian dan kesucian. Atau yang lebih universal, setangkai mawar dianggap simbol pernyataan cinta. Gunung Mahameru yang dianggap pusat alam semesta oleh masyarakat Jawa Kuno kemudian disimbolkan dalam bentuk-bentuk yang man-made dari yang susah dibuat seperti Candi sampai yang made in dapur seperti nasi tumpeng. Nah, sekarang kamu baru tahu kan asal-usulnya kenapa tumpeng bentuknya kerucut? Kalo pun kamu mau memaknainya secara berbeda itu sih sah-sah aja. Ini namanya proses semiosis. Kalo dulu mungkin nasi tumpeng bermakna filosofis sebagai gunung Mahameru, kini mungkin beda lagi. Mungkin bagi kamu tumpengan maknanya, makan enaaaaak!
Jumat, 21 Oktober 2011
Tradisi Turun Tanah
Salah satu tradisi di Madura yang masih sangat kental, yaitu tradisi turun tanah. Tradisi ini,merupakan perayaan bagi balita yang sudang mencapai usia 7 bulan. Di Pamekasan, tradisi turun tanah dilakukan dengan cara unik. Sang balita memakai kostum khas adat Madura dan menginjak kue tradisional tet-tel.Sultan Haniswara Farrosi, balita mungil warga jalan cokro atmojo Pamekasan ini, kini siap-siap menyambut para tamunya.Dengan memakai kostum pakaian adat khas Madura, Sultan akan merayakan tradisi adat Madura yang di kenal dengan toron tana.Dalam merayakan tradisi toron tana ini, para undangan banyak melibatkan anak-anak, sambil didampingi para orang tuanya.Setelah semua undangan berkumpul, perlengkapan prosesi adatpun di siapkan. Mulai dari nampan yang berisikan berbagai perlengkapan solat, uang,kue tradisional tet-tel,tangga yang terbuat dari batang tanaman tebu, hingga sangkar hias.
Upacara adatpun di mulai, dengan di pimpin tokoh masyarakat sekitar. Prosesi adat turun tanah di awali dengan dzikir dan bersholawat bersama.Selanjutnya,saat proses turun tanah di lakukan, Sultan pun di ajak untuk memilih sesuatu yang ada di atas nampan. Lihat saja, untuk pertama kali, Sultan langsung mengambil mainan alat kesehatan stetoskop, uang, hingga kacamata.Diyakini, apa yang diambil pertama kali oleh Sultan itu, adalah indikasi dari apa yang akan ia alami dan ia capai selama hidupnya.Proses turun tanah, kemudian dilanjutkan dengan menginjakkan kaki sang balita di atas kue tradisional yang di sebut kue tet-tel.Hal ini di harapkan, agar anak saat berdiri bisa cekatan. Prosesi kemudian dilanjutkan, dengan menaiki tangga yang terbuat dari batang tanaman tebu. Bahkan,sultan harus mendekam sejenak di dalam sangkar hias. Kesemua prosesi tersebut tentu memiliki makna.
Usai proses turun tanah, perayaan di meriahkan dengan penaburan permen dan uang koin. Saat permen dan koin di lempar, anak-anak rebutan.Permainan rebutan koin dan uang tak jarang membuat anak anak saling berdesakan. Seperti halnya Reza, dia mengaku hanya mendapatkan sebagian uang dari permainan ini.Sebagai penutup, anak-anakpun di beri hadiah bungkusan makanan, tradisi turun tanah yang merupakan tradisi turun temurun ini, merupakan sebuah harapan, dimana sang anak kelak di harapkan menjadi anak yang baik.
Populasi Orang Utan
Tingkat perjumpaan dengan orang utan telah jatuh enam kali lipat di Borneo selama 150 tahun ini, menurut laporan tulisan para peneliti dalam jurnal PLoS One.
Erik Meijaard, seorang ekologis dengan Nature Consulting International, dan rekan-rekannya membandingkan tingkat perjumpaan dengan tingkat-tingkat sebelumnya dari naturalis yang bekerja di pertengahan abad ke-19. Mereka menemukan bahwa orang utan jauh lebih jarang saat ini, bahkan di daerah hutan asli.
"Padahal beberapa penjelajah awal dulu akan melihat sebanyak enam orang utan di satu pohon atau bertemu dengan tiga lusin di sepanjang sungai dalam satu hari, sekarang, di hutan yang sama, jarang ditemui seekor orang utan di alam liar," ujar Meijaard pada mongabay.com via email.
Hasil ini memperkirakan bahwa perburuan mengorbankan populasi orang utan.
"Wawancara atas hampir 7000 penduduk di Kalimantan [wilayah Indonesia di Borneo] baru-baru ini mengungkap bahwa lebih dari ribuan orang utan masih dibunuh setiap tahunnya oleh penduduk setempat, yang lebih dari 50% adalah untuk makanan," katanya.
Meijaard dan rekan penulisnya menggarisbawahi beberapa faktor yang mungkin telah mengakibatkan peningkatan perburuan di Borneo, termasuk salah satu yang khususnya aneh di bagian utara Borneo: pelarangan perburuan kepala oleh pemimpin kolonial di Malaysia.
"Masih tidak jelas kenapa tekanan perburuan meningkat di Sabah bagian barat beberapa ratus tahun yang lalu. Waktunya sesuai dengan perkiraan berakhirnya perburuan-kepala di Borneo, yang membuat sebagian besar bagian pulau tersebut terlalu berbahaya untuk dikunjungi," tulis penulisnya. "Banks menyimpulkan bahwa perburuan-kepala menyediakan perlindungan bagi kehidupan liar, karena sebagian besar wilayah hutan dihindari oleh pemburu yang takut bertemu dengan kelompok pemburu kepala yang sedang menjelajah. Dia mencatat bahwa, segera setelah pelarangan kolonial atas perburuan-kepala diterapkan, banyak wilayah hutan menjadi lebih aman untuk dilewati, memungkinkan para pemburu untuk masuk lebih jauh dari desanya... Juga, diperkirakan kepala orang utan menggantikan kepala manusia sebagai trofi, yang mungkin juga menambahkan tekanan perburuan atas orang utan."
Melihat data dari Indonesia Borneo, para peneliti menemukan korelasi antara kepadatan orang utan dan jarak dari pedesaan: semakin terpencil suatu daerah hutan, memiliki lebih banyak orang utan.
Para penulis menuliskan bahwa penyakit yang dikenalkan bisa juga menjadi faktor dalam penurunan populasi orang utan yang nyata ini, namun dicatat bahwa tidak ada bukti hingga saat ini atas wabah pada orang utan.
Bahaya bergesernya garis dasar
Penemuan bahwa kepadatan orang utan dulunya amat tinggi membawa para penulis untuk memperingatkan bahwa tingkat pemahaman saat ini atas kera merah ini dapat terbiaskan oleh skenario "pergeseran garis dasar": situasi di mana kondisi yang menurun saat ini diasumsikan sebagai representasi dari kondisi di masa lalu.
"Pengetahuan dari penelitian kami membuat kami sadar seberapa banyak garis dasar populasi telah bergeser," Mijaar mengatakan pada mongabay.com via email. "Mungkin ada setengah juta orang utan 150 tahun yang lalu, dan sebelumnya mungkin lebih."
"Para peneliti telah mempelajari mengenai orang utan dengan meneliti mereka dengan kondisi dan kepadatan saat ini, namun ini mungkin lebih seperti meneliti bosmen di Kalahari untuk mengerti perilaku orang-orang New York."
Dengan kata lain, semua yang kita pikir kita tahu tentang orang utan mungkin berdasar pada pengetahuan yang tidak lengkap.
"Jika ide kita ternyata benar, mungkin ini akan mengubah secara keseluruhan pemahaman kita tentang pengembangbiakan, interaksi antar seks, kebiasaan makan, dan cara berkeliarannya," ujarnya, menambahkan bahwa para ahli konservasi perlu untuk mempertimbangkan masalah ini dalam strategi mereka untuk melindungi orang utan, yang saat ini berkisar 50.000 populasi di Sumatera dan Borneo.
"Konservasi tidak akan mengembalikan kita pada setengah juta orang utan seperti di jaman Wallace [Alfred Wallace, ahli biologi abad ke-19], namun apa seharusnya target kita?"
Meijaard mengatakan bahwa peneliti juga menggarisbawahi pentingnya untuk mengatasi dengan lebih efektif perburuan ini sebagai ancaman utama terhadap orang utan.
"Penelitian ini dan satu lagi yang masih perlu kami publikasikan lebih banyak mengindikasikan bahwa perburuan oleh penduduk setempat telah dan masih menjadi ancaman besar bagi orang utan di Kalimantan. Namun, tak ada satu program pun untuk mengatasi masalah tersebut. Kenapa? Apakah terlalu sensitif untuk menyalahkan Dayak yang kasihan itu? Atau terlalu sulit? Yang manapun alasannya, jelas bahwa kecuali jika kita dapat mengatasi perburuan, hampir semua orang utan Kalimantan yang berada di luar daerah yang dilindungi akan menemui ajalnya."
Erik Meijaard, seorang ekologis dengan Nature Consulting International, dan rekan-rekannya membandingkan tingkat perjumpaan dengan tingkat-tingkat sebelumnya dari naturalis yang bekerja di pertengahan abad ke-19. Mereka menemukan bahwa orang utan jauh lebih jarang saat ini, bahkan di daerah hutan asli.
"Padahal beberapa penjelajah awal dulu akan melihat sebanyak enam orang utan di satu pohon atau bertemu dengan tiga lusin di sepanjang sungai dalam satu hari, sekarang, di hutan yang sama, jarang ditemui seekor orang utan di alam liar," ujar Meijaard pada mongabay.com via email.
Orang utan Sumatera. |
"Wawancara atas hampir 7000 penduduk di Kalimantan [wilayah Indonesia di Borneo] baru-baru ini mengungkap bahwa lebih dari ribuan orang utan masih dibunuh setiap tahunnya oleh penduduk setempat, yang lebih dari 50% adalah untuk makanan," katanya.
Meijaard dan rekan penulisnya menggarisbawahi beberapa faktor yang mungkin telah mengakibatkan peningkatan perburuan di Borneo, termasuk salah satu yang khususnya aneh di bagian utara Borneo: pelarangan perburuan kepala oleh pemimpin kolonial di Malaysia.
"Masih tidak jelas kenapa tekanan perburuan meningkat di Sabah bagian barat beberapa ratus tahun yang lalu. Waktunya sesuai dengan perkiraan berakhirnya perburuan-kepala di Borneo, yang membuat sebagian besar bagian pulau tersebut terlalu berbahaya untuk dikunjungi," tulis penulisnya. "Banks menyimpulkan bahwa perburuan-kepala menyediakan perlindungan bagi kehidupan liar, karena sebagian besar wilayah hutan dihindari oleh pemburu yang takut bertemu dengan kelompok pemburu kepala yang sedang menjelajah. Dia mencatat bahwa, segera setelah pelarangan kolonial atas perburuan-kepala diterapkan, banyak wilayah hutan menjadi lebih aman untuk dilewati, memungkinkan para pemburu untuk masuk lebih jauh dari desanya... Juga, diperkirakan kepala orang utan menggantikan kepala manusia sebagai trofi, yang mungkin juga menambahkan tekanan perburuan atas orang utan."
Orang utan Borneo |
Para penulis menuliskan bahwa penyakit yang dikenalkan bisa juga menjadi faktor dalam penurunan populasi orang utan yang nyata ini, namun dicatat bahwa tidak ada bukti hingga saat ini atas wabah pada orang utan.
Bahaya bergesernya garis dasar
Penemuan bahwa kepadatan orang utan dulunya amat tinggi membawa para penulis untuk memperingatkan bahwa tingkat pemahaman saat ini atas kera merah ini dapat terbiaskan oleh skenario "pergeseran garis dasar": situasi di mana kondisi yang menurun saat ini diasumsikan sebagai representasi dari kondisi di masa lalu.
"Pengetahuan dari penelitian kami membuat kami sadar seberapa banyak garis dasar populasi telah bergeser," Mijaar mengatakan pada mongabay.com via email. "Mungkin ada setengah juta orang utan 150 tahun yang lalu, dan sebelumnya mungkin lebih."
"Para peneliti telah mempelajari mengenai orang utan dengan meneliti mereka dengan kondisi dan kepadatan saat ini, namun ini mungkin lebih seperti meneliti bosmen di Kalahari untuk mengerti perilaku orang-orang New York."
Dengan kata lain, semua yang kita pikir kita tahu tentang orang utan mungkin berdasar pada pengetahuan yang tidak lengkap.
"Jika ide kita ternyata benar, mungkin ini akan mengubah secara keseluruhan pemahaman kita tentang pengembangbiakan, interaksi antar seks, kebiasaan makan, dan cara berkeliarannya," ujarnya, menambahkan bahwa para ahli konservasi perlu untuk mempertimbangkan masalah ini dalam strategi mereka untuk melindungi orang utan, yang saat ini berkisar 50.000 populasi di Sumatera dan Borneo.
Kalimantan, 2006 Kalimantan, 2009 |
Meijaard mengatakan bahwa peneliti juga menggarisbawahi pentingnya untuk mengatasi dengan lebih efektif perburuan ini sebagai ancaman utama terhadap orang utan.
"Penelitian ini dan satu lagi yang masih perlu kami publikasikan lebih banyak mengindikasikan bahwa perburuan oleh penduduk setempat telah dan masih menjadi ancaman besar bagi orang utan di Kalimantan. Namun, tak ada satu program pun untuk mengatasi masalah tersebut. Kenapa? Apakah terlalu sensitif untuk menyalahkan Dayak yang kasihan itu? Atau terlalu sulit? Yang manapun alasannya, jelas bahwa kecuali jika kita dapat mengatasi perburuan, hampir semua orang utan Kalimantan yang berada di luar daerah yang dilindungi akan menemui ajalnya."
Tari Kecak
Tari kecak atau Seni tari Kecak merupakan sebuah seni tari yang berasal dari Bali Indonesia, Seni Tari Kecak ini dipertunjukkan oleh banyak [puluhan atau lebih] para penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu dan sambil menyerukan “cak” serta mengangkat kedua lengan. Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.
Tari Kecak menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
Berdasarkan referensi dari wikipedia, meskipun Tari kecak ini seni tari Khas Bali, tapi tari kecak ini diciptakan bersama dengan seniman luar negeri, iya adalah Walter Spies yaitu pelukis dari Jerman. Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak mempopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.
Ibu
Sebening Tetesan embun pagi
Secerah sinarnya mentari
Bila ku tatap wajah Mu Ibu
Ada kehangatan di dalam hatiku
Secerah sinarnya mentari
Bila ku tatap wajah Mu Ibu
Ada kehangatan di dalam hatiku
Air wudhu slalu membasahimu
Ayat suci slalu di kumandangkan
Suara lembut penuh keluh dan kesah
Berdoa untuk putra-putrinya
Oh Ibuku Engkaulah wanita
Yang ku cinta selama hidupku
Maafkan anakmu bila ada salah
Ayat suci slalu di kumandangkan
Suara lembut penuh keluh dan kesah
Berdoa untuk putra-putrinya
Oh Ibuku Engkaulah wanita
Yang ku cinta selama hidupku
Maafkan anakmu bila ada salah
Pengorbanan Mu tanpa balas jasa
Air wudhu slalu membasahimu
Ayat suci slalu di kumandangkan
Suara lembut penuh keluh dan kesah
Berdoa untuk putra-putrinya
Oh Ibuku Engkaulah wanita
Yang ku cinta selama hidupku
Ayat suci slalu di kumandangkan
Suara lembut penuh keluh dan kesah
Berdoa untuk putra-putrinya
Oh Ibuku Engkaulah wanita
Yang ku cinta selama hidupku
Maafkan anakmu bila ada salah
Pengorbanan Mu tanpa balas jasa
Ya Allah ampuni dosanya
Sayangilah seperti menyayangiku
Berilah Ia kebahagiaan
Didunia juga di akhirat…
Sayangilah seperti menyayangiku
Berilah Ia kebahagiaan
Didunia juga di akhirat…
(*song)
Rabu, 19 Oktober 2011
Raja Ampat, Pesona Eksotisme Wisata Bahari Dari Papua
Siapa bilang di tanah Papua tidak ada objek pariwisata bahari yang memukau? Selama ini Papua lebih dikenal dengan eksotisme kebudayaannya yang sederhana serta sumber daya alamnya yang melimpah. Namun, datanglah ke Raja Ampat, dan nikmati keindahan terumbu karang, lengkap dengan biota laut menawan serta pemandangan bahari yang mengesankan.
Tak salah bila kemudian Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata menyatakan kekagumannya pada kawasan ini setelah melakukan penyelaman, merasakan sajian panorama bawah laut Raja Ampat yang sangat memikat. Penggemar snorkeling dan diving memang dijamin tidak akan kecewa. Sebaliknya, mereka bakal terpanggil untuk datang dan datang lagi.
Raja Ampat adalah pecahan Kabupaten Sorong, sejak 2003. Kabupaten berpenduduk 31 ribu jiwa ini memiliki 610 pulau (hanya 35 pulau yang dihuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, namun hanya 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan. Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan langsung terpikat.
Kepulauan Raja Ampat terletak di barat laut kepala burung Pulau Papua, dengan kurang lebih 1500 pulau kecil dan atoll serta 4 pulau besar utama, yakni Misol, Salawati, Bantata dan Waigeo. Inilah yang kemudian menjadikan Raja Ampat taman laut terbesar di Indonesia. Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang. Luar biasa!
Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut. Khusus untuk Anda yang tidak tertarik dengan aktivitas menyelam, hamparan laut biru yang membiaskan keindahan langit, taburan pasir putih yang memancarkan kilaunya bagaikan mutiara, bisa dinikmati. Selain itu, masih ada gugusan pulau-pulau yang memesona dan flora serta fauna unik seperti cenderawasih merah, cenderawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis bunga anggrek. Papua Diving di pulau Mansuar adalah salah satu resort terkemuka yang berada di kawasan ini. Wisatawan-wisatawan mancanegara penggemar selam betah selama berhari-hari bahkan sebulan berada di Raja Ampat menikmati keindahan yang ada di sana dan menginap di Papua Diving.
Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan. Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana. Pulau Kri, Waigeo, serta Misool juga menyiapkan resort buat pengunjung. Di pulau Misool ada Eco Resort yang dibangun dengan menerapkan prinsip-prinsip konservasi alam yang ketat. Ada kesepakatan dengan penduduk adat di sekitar wilayah tersebut untuk menjaga ekosistem terpadu yang disebut “No Take Zone” yakni melarang eksploitasi pengambilan apapun dari laut, mulai dari berburu kerang, telur penyu,sirip ikan hiu sampai hanya sekedar mencari ikan. Secara ekstrim, malah di eco resort ini mengharamkan penggunaan antiseptik karena limbah buangannya dikhawatirkan akan membunuh ekosistem terumbu karang di sekitarnya.
Beberapa resor menetapkan harga relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas lengkap. Wisatawan dengan biaya terbatas juga dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah di daerah Waisai, ibu kota Raja Ampat. Anda harus terbang dulu ke Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, Papua, lalu langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 3,2 juta sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai kawasan Raja Ampat khususnya ke Pulau Mansuar. Untuk berkeliling pulau yang diinginkan, kita dapat menyewa speedboat kapasitas 10 orang dengan harga Rp 3-5 juta per 8 jam, tergantung kepandaian kita menawar. Kita juga bisa mengambil paket wisata dengan mengunjungi perkampungan untuk melihat tanaman dan hewan khas setempat seperti burung Cendrawasih.
Untuk masuk ke kawasan Raja Ampat, setiap orang harus membayar biaya masuk sebesar Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp 500 ribu untuk wisatawan dari mancanegara. Sebuah pin bulat yang berfungsi seperti identitas ini akan kita terima, setelah membayar biaya tersebut. Uniknya, pin ini berlaku untuk satu tahun, sejak 1 Januari hingga 31 Desember. Jadi jika dalam satu tahun itu kita bolak-balik mengunjungi Raja Ampat, hanya perlu membayar biaya masuk satu kali saja. Tentu saja pin tadi tidak boleh hilang dan harus kita kenakan sebagai tanda pengenal.
Tak salah bila kemudian Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata menyatakan kekagumannya pada kawasan ini setelah melakukan penyelaman, merasakan sajian panorama bawah laut Raja Ampat yang sangat memikat. Penggemar snorkeling dan diving memang dijamin tidak akan kecewa. Sebaliknya, mereka bakal terpanggil untuk datang dan datang lagi.
Raja Ampat adalah pecahan Kabupaten Sorong, sejak 2003. Kabupaten berpenduduk 31 ribu jiwa ini memiliki 610 pulau (hanya 35 pulau yang dihuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, namun hanya 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan. Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan langsung terpikat.
Kepulauan Raja Ampat terletak di barat laut kepala burung Pulau Papua, dengan kurang lebih 1500 pulau kecil dan atoll serta 4 pulau besar utama, yakni Misol, Salawati, Bantata dan Waigeo. Inilah yang kemudian menjadikan Raja Ampat taman laut terbesar di Indonesia. Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang. Luar biasa!
Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut. Khusus untuk Anda yang tidak tertarik dengan aktivitas menyelam, hamparan laut biru yang membiaskan keindahan langit, taburan pasir putih yang memancarkan kilaunya bagaikan mutiara, bisa dinikmati. Selain itu, masih ada gugusan pulau-pulau yang memesona dan flora serta fauna unik seperti cenderawasih merah, cenderawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis bunga anggrek. Papua Diving di pulau Mansuar adalah salah satu resort terkemuka yang berada di kawasan ini. Wisatawan-wisatawan mancanegara penggemar selam betah selama berhari-hari bahkan sebulan berada di Raja Ampat menikmati keindahan yang ada di sana dan menginap di Papua Diving.
Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan. Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana. Pulau Kri, Waigeo, serta Misool juga menyiapkan resort buat pengunjung. Di pulau Misool ada Eco Resort yang dibangun dengan menerapkan prinsip-prinsip konservasi alam yang ketat. Ada kesepakatan dengan penduduk adat di sekitar wilayah tersebut untuk menjaga ekosistem terpadu yang disebut “No Take Zone” yakni melarang eksploitasi pengambilan apapun dari laut, mulai dari berburu kerang, telur penyu,sirip ikan hiu sampai hanya sekedar mencari ikan. Secara ekstrim, malah di eco resort ini mengharamkan penggunaan antiseptik karena limbah buangannya dikhawatirkan akan membunuh ekosistem terumbu karang di sekitarnya.
Beberapa resor menetapkan harga relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas lengkap. Wisatawan dengan biaya terbatas juga dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah di daerah Waisai, ibu kota Raja Ampat. Anda harus terbang dulu ke Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, Papua, lalu langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 3,2 juta sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai kawasan Raja Ampat khususnya ke Pulau Mansuar. Untuk berkeliling pulau yang diinginkan, kita dapat menyewa speedboat kapasitas 10 orang dengan harga Rp 3-5 juta per 8 jam, tergantung kepandaian kita menawar. Kita juga bisa mengambil paket wisata dengan mengunjungi perkampungan untuk melihat tanaman dan hewan khas setempat seperti burung Cendrawasih.
Untuk masuk ke kawasan Raja Ampat, setiap orang harus membayar biaya masuk sebesar Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp 500 ribu untuk wisatawan dari mancanegara. Sebuah pin bulat yang berfungsi seperti identitas ini akan kita terima, setelah membayar biaya tersebut. Uniknya, pin ini berlaku untuk satu tahun, sejak 1 Januari hingga 31 Desember. Jadi jika dalam satu tahun itu kita bolak-balik mengunjungi Raja Ampat, hanya perlu membayar biaya masuk satu kali saja. Tentu saja pin tadi tidak boleh hilang dan harus kita kenakan sebagai tanda pengenal.
Pesona Wakatobi
Wakatobi merupakan singkatan dari Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko yang merupakan nama empat pulau besar dalam kawasan Taman Nasional Wakatobi.
Taman Nasional Wakatobi merupakan salah satu dari 50 taman nasional di Indonesia, terletak dikabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Taman nasional dengan total area 1,39 juta ha menyangkut keanekaragaman hayati laut, skala dan kondisi karang menempati posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Kedalaman air di taman nasional ini bervariasi. Bagian terdalam mencapai 1 kilometer di bawah permukaan air laut. Taman Nasional Wakatobi saat ini menjadi pusat penelitian bawah laut Dunia.
Gugusan kepulauan Wakatobi memiliki alam yang masih asli, tenang dengan air laut yang segar, gua-gua bawah laut yang saling berdekatan satu sama lain yang disuguhkan khusus untuk pecinta alam sejati. Bisa dikatakan bahwa wilayah ini merupakan kawasan wisata taman laut pertama di Indonesia.
Gugusan terumbu karang dapat dijumpai ratusan jenis dari puluhan family yang terletak di sepanjang ratusan km garis pantai. Di beberapa tempat di sepanjang karang terdapat beberapa gua bawah laut. Wakatobi memiliki hampir 100 spesies ikan yang berwarna warni, raja udang erasia dan beberapa jenis penyu yang sering bertelur di pantai. Juga terdapat berbagai jenis burung laut yang bertengger di karang seperti angsa-batu coklat dan cerek melayu terbang ke laut untuk berburu ikan.
Meski menyelam bisa dilakukan setiap saat, tetapi bulan April dan Desember adalah bulan yang paling baik untuk melakukan penyelaman karena cuacanya sangat bagus. Di samping menyelam dan snorkling di pantai juga disediakan khusus motor selam, tur snorkling dan penjelajahan di kepulauan. Sebuah kawasan kecil yang berlokasi di samping pulau Tomia seluas 8 km2, bernama Pulau Tolandona (Pulau Onernobaa) memiliki keunikan karena pulau ini dikelilingi taman laut yang indah.
Jika anda ingin berkunjung ke Wakatobi, pada bulan Juli-September ombak bisa setinggi gunung. Namun, bagi anda yang berjiwa petualang, ombak besar tidak menjadi halangan untuk mengunjungi gugusan kepulauan di antara Laut Banda dan Laut Flores ini. Tapi bila anda ingin lebih aman, bulan Oktober sampai awal Desember merupakan pilihan terbaik menikmati keindahan di Wakatobi
Ke lokasi Taman Nasional Wakatobi sebaiknya melalui Bau-Bau. Kemudian ke Lasalimu menggunakan kendaraan roda empat dengan waktu tempuh sekitar dua jam. selanjunya ke Pulau Wangi Wangi – Wanci (Ibu Kota Kabupaten Wakatobi) perjalanan ditempuh menggunakan kapal laut dengan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.
Pulau Wangi-Wangi ini adalah pintu gerbang Taman Nasional Wakatobi. Di Pulai ini dijumpai beberapa resort yang khusus menyewakan beberapa fasilitas untuk kegiatan menyelam.
Dari Wangi-Wangi, menuju Pulau Kaledupa dengan sebuah kapal pinisi. Di Kaledupa ada Karang Kaledupa, table coral (karang berbentuk meja) berukuran 2-3 meter
Dari Pulau Kaledupa menyeberang ke Pulau Hoga perjalanan sekitar 30 menit. Pulau Hoga adalah salah satu tempat favorit penyelam profesional dalam dan luar negeri. Pada bulan Juni-Agustus sangat banyak pengunjung, terutama mahasiswa dari Eropa dan Amerika yang meneliti biota laut
Ada sekitar 200 penginapan sederhana, berbentuk rumah panggung kecil dari kayu, tersebar di sebagian pulau. Pantainya sangat indah berpasir putih diiringi dengan nyiur melambai dan sangat bersih. Dari atas dermaga tampak pemandngan di bawah air laut yang jernih terlihat ikan warna-warni bermain di celah terumbu
Sebuah dive site atau situs penyelaman yang terletak antara Pulau Hoga dan Kaledupa. Menyelam hingga kedalaman 20 meter menggunakan pakaian selam (wet suit), sepatu katak (fin), masker, dan tabung oksigen, atau hanya kacamata snorkel dengan selang menjulur ke atas untuk nyemplung ke laut.
Tampak surga” bawah laut. Karang warna-warni menggerombol di sana-sini. Anemon fish atau ikan badut bermain di sela-sela karang lembut anemon yang jadi rumah mereka.
Ke Pulau Tomia, dari Pulau Kaledupa ke Pulau Tomia perjalan sekitar 3 jam. Selain Snorkeling di Tomia. jalan jalan ke Benteng Patua. beberapa sisa meriam kuno masih terpasang, Jomba Katepi sebuah Sumur berlubang kecil sedalam lebih dari 100 meter , konon untuk menceburkan orang-orang hukuman.
Ke Pulau Binongko dari Pulau Tomia ke Pulau Binongko. dengan perahu cepat sekitar 1 jam. Pulau Binongko tempat kehidupan masyarakat pandai besi. Diperairan Binongko, dapat juga ditemukan sejumlah ikan lumba-lumba beriringan yang sering melintasi motor laut.
Langganan:
Komentar (Atom)




